Asma'ul Husna
Astaghfirullah... Astaghfirullah... Astaghfirullah...
Astaghfirullah... Astaghfirullah... Astaghfirullah...
ash-hadu an laa ilaalaha illaLLAH...
wa Ash-hadu anna Muhammadan rasulullah...
aku bersaksi... tiada tuhan melainkan ALLAH...
dan Muhammad... utusan ALLAH...
aku berlindung kepada ALLAH dari godaan syetan yang terkutuk...
dengan nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang...
hanya dari ALLAH asma'ul husna...
maka bermohonlah kepada NYA... dengan menyebut asma'ul husna...
dan tinggalkan lah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran... dari menyebut nama-nama Nya...
nanti mereka akan mendapat balasan... terhadap apa yang mereka kerjakan...
segala puji bagi MU ya ALLAH...
yang pertama... tanpa ada yang mengawali...
yang terakhir... tanpa ada yang mengakhiri...
yang tak terlihat oleh pandangan orang yang memandang...
yang tak tergambarkan oleh bayang... orang yang membayangkan ...
Engkau ciptakan makhluk... dengan kekuasaan MU...
Engkau ciptakan segala sesuatu dengan Kehendak MU ...
segala puji ya ALLAH... yang memberikan kami kemampuan... untuk mensyukuri nikmat MU...
yang membuka bagi kami... pintu pintu ilmu... ke Ilahian MU...
segala puji ya ALLAH...
dengan segenap pujian... yang dikumandangkan... para malaikat...
dan para makhluk... yang dimuliakan ...
segala puji bagi MU...
atas nikmat yang KAU berikan... kepada kami...
hamba-hamba MU... yang telah mendahului... maupun yang akan datang kemudian ...
pujian kami haturkan kepada Mu...
sebagai penghubung untuk mentaati... dan meminta ampunan ...
sebagai penyebab... memperoleh ridho...
pengantar jalan... menuju syurga Mu ...
segala puji bagi MU ya ALLAH ...
KAU ciptakan kami sebagai hamba MU...
dan sebagai ummat... Nabi Muhammad... kekasih MU...
Jakarta, 21 Maret 2006,
Syamsul
Dikutip dari syair lagu Asma'ul Husna
Oleh Ary Ginanjar Agustian - Haddad Alwi
Wassalam,
Syamsul
http://wsyakinah.blogspot.com/
http://www.wsyakinah.com/
http://smslebaran.blogspot.com/
Asma'ul Husna
Label: Mengaji
SMS Lebaran
Label: Teknologi
"Dahulu kala", kita mengenal dengan yang namanya jasa pengiriman PT POS yang telah banyak memberikan kita kemudahan untuk penghantaran dokumen, surat, kartu ucapan ke berbagai pelosok dunia, mulai dari perkotaan sampai ke daerah terpencil.
Diantara dokumen yang banyak dikirim setiap tahunnya adalah kartu ucapan, apakah itu kartu lebaran maupun kartu natal, selain juga kartu ulang tahun.
Dengan berkembangnya teknologi informasi, maka sekarang ini pengiriman kartu ucapan sudah sedemikian mudahnya. Dengan kemajuan teknologi, proses pengiriman kartu ucapan sudah semakin mudah, mulai dengan menggunakan email maupun sms, mulai dengan perangkat komputer, pda, HP dan perangkat lainnya. Semua itu menjadikan proses pengiriman makin mudah dan tidak mengenal usia dan kemampuan seseorang untuk menggunakan teknoligi ini.
SMS, merupakan salah satu media yang banyak dipergunakan dalam mengirimkan berbagai "kartu ucapan". Dengan teknologi SMS yang sederhana, seiap orang, tidak menganal usia, dapat menggunakannya.
Setiap tahunnya, SMS telah menjadi sarana yang diminati dalam pengiriman "kartu ucapan" tersebut dan bahkan pada hari-hari tertentu, layanan SMS tidak lagi mampu untuk melayani kebutuhan para pelanggannya untuk menyampaikan "kartu ucapan" tepat pada waktunya.
Dengan format SMS yang sangat terbatas, terutama jumlah huruf yang cuma bisa menyampaikan 16 huruf sekali kirim, sehingga dalam penulisan SMS dilakukan dengan menyingkat kata demi kata dengan tidak mengurangi makna yang sebenarnya.
Setiap tahunnya, "kartu ucapan" yang dikirimkan dengan berbagai format dan gaya bahasa yang unik, tentu sangat menarik untuk dijadikan sebagai kumpulan.
Untuk menampung semua SMS tersebut, maka saya membuat sat blog khusus untuk sms "kartu ucapan" atau juga mungkin yang unik untuk bisa kita jadikan sebagai kumpulan.
Blog ini bernama SMS Lebaran. Kenapa dinamakan SMS Lebaran? Karena blog ini terinspirasi dari sms yang masuk pada lebaran tahun ini, sangat sayang kalau ini tidak dikumpukan dalam satu blog. Tahun lalu, saya banyak menerima sms lebaran yang bagus dan unik dari berbagai gaya bahasa dan daerah yang kesemua itu tidak terdokumetasi. Maka untuk bisa mendokumentasikan sms, baik itu sms lebaran maupun "kartu ucapan" lainnya, maka dibuatkan blog SMS Lebaran ini.
Bagi pembaca yang punya koleksi sms, apakah itu sms lebaran atau lainnya, silakan kirimkan ke smslebaran@wsyakinah.com. Syaratnya, sms tidak mengandung hal-hal yang bertentangan dengan suku, agama, rasial, porno, dan hal-hal terlarang lainnya.
Wassalam,
Syamsul
WSyakinah.com
WSyakinah.blogspot.com
Resensi Buku Bahan Renungan Kalbu Dari Majalah SURGA
Label: Bahan Renungan Kalbu, Books, Mengaji, My Business, Testimonial
Resensi Buku dari Majalah SURGA
Bahan Renungan Kalbu
Merenung seringkali memberika kita ide-ide baru atau membuka pemahaman yang lebih luas terhadap segala permasalahan. Tapi bila kita merenung tanpa tujuan, tiada pegangan atau tidak ada pembimbingnya, maka itu hanya sebatas pemikiran liar. Kita dalam merenung tetap membutuhkan guidance agar tidak salah langkah atau terprovokasi oleh setan.
Kalbu kita yang didalamnya telah bersemayam setitik ruh Allah dengan sifat-sifat-Nya akan ternodai jika saja dalam perenungan kita ada bisikan-bisikan setan. Jika begini, Allah oun akan menjauhi kita dan kita merenung hanya sebatas akal saja, hanya yang cocok dengan logika berpikir saja. Tidak ada bimbingan ataupun tuntunan Allah yang memiliki lautan ilmu. Dan hati kita pun terombang-ambing tak tentu arahnya. Pencerahan jiwa yang ingin didapatkan dari perenungan pun hampa, karena tak adanya keseimbangan antara akal dan kalbu. Perenungan akan menjadi sia-sia dikarenakan tidak adanya hubungan dialogis antara pikiran dengan hati. Otak jadi bekerja sendiri, disebabkan tidak ada penerang jalan.
Untuk itu, dalam merenung dibutuhkan kebersihan kalbu agar dapat enjemput hikmah dari setiap peristiwa yang kita renungkan.
Buku ini sangat layak dibaca bagi orang-orang yang membutuhkan ketenangan batin dan kelurusan berpikir.
Dengan mengambil judul BAHAN RENUNGAN KALBU di daamnya terdapat tiga belas bahan renungan sebagai pengganti bab dan sebuah kesimpulan. Ditambah dengan dua buah kisah Hikmah dan satu bab khusus yang berjudul "Cara Mendidik Anak".
Dengan gaya bahasa yang sederhana memungkinkan setiap orang akan mudah menagkap makna yang tertulis. Dengan mengutip dari Kalamulah dan Hadist Nabi serta ditambah adanya keragaman tema yang diangkat, mulai dari masalah ekonomi, budaya, science, politik sampai persoalan sosial kemasyarakatan diku[as dengan jenial. Yang lebih menarik pada bagian "Tafakur dengan Gabar" yang menampilkan gambar-gambar, skema sebagai ilustrasi untuk anak-anak yang mempermudah penjelesan maksud penulis. Singkatnya, buku ini cukup komplit, mencerdaskan dan mencerahkan. Baik akal maupun kalbu.
Ya, buku ini pantas dimiliki oleh keluarga usia muda yang memiliki impian membangun keluarga syakinah, mawadah, warahmah.
Mohon Maaf Lahir & Bathin
Label: News
Assalamu’alaikum wr.wb.
Satu kata yang terucap
menghilang cepat begitu bibir kita mengucap
Tapi…
benarkah kata-kata menghilang begiu saja?
Dan…
Tuhan telah berpesan dalam kalam-Nya
Bahwa setiap ucapan manusia tetaplah adanya
Selalu terpelihara atas kehendak-Nya
Tatkala ditempatkan sepasang perekam
Suara yang terpateri erat
Di sisi kiri kanan setiap jiwa
Yang bekerja sepanjang usia manusia
Dan bahkan sanggup merekam bersit pikiran terdalam
Hingga satu saat…
Miliyaran kata akan memburu kita
Datang meminta pertanggung jawaban
Satu kata… meminta satu pertanggung jawaban
Siapkah kita untuk menghadapainya?
Sebelum pertanggung jawaban diminta
Aku memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Pemaaf
Kepada semua rekanku…
Aku mohon maaf atas semua ucapan dan tingkah lakuku
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428H
Mohon maaf lahir dan bathin
Wassalam,
Syamsul
WSyakinah.com
WSyakinah.blogspot.com
Dikutip dari:
SENTUHAN KALBU
Ibadah Haji
Label: Books, Mengaji, My Business, SENTUHAN KALBU
From: Ketut Junaedi <[EMAIL PROTECTED]>
--- cut ---
Sent: Thursday, January 11, 2007 11:07:06 AM
Subject: [media-dakwah] Ibadah Haji
IBADAH HAJI
Alkisah, di padang Arafah Ali bin Husain bertanya kepada Zuhri, "
Menurut engkau , berapakah kira-kira orang yang wukuf disini?"
Kata Zuhri,"Menurut perkiraanku ada sekitar empat atau lima ratus ribu
orang. Semuanya Haji, mereka menuju Allah dengan harta mereka dan
berteriak-teriak memanggil-Nya. "
Ali bin Husain pun berkata," Hai Zuhri, sebenarnya sedikit sekali yg
haji."
Zuhri tentu saja keheranan,"Sebanyak itu apakah sedikit?"
Ali lalu menyuruh Zuhri mendekatkan wajahnya kepadanya. Kemudian Ali
mengusap wajahnya dan menyuruhnya melihat kembali.
Zuhri terkejut. Kini ia melihat monyet-monyet berkeliaran dengan
menjerit-jerit. Hanya sedikit manusia diantara kerumunan monyet-monyet
itu.
Ali mengusap wajah Zuhri kedua kalinya. Ia kini menyaksikan Babi-babi,
dan sedikit sekali manusia.
Pada usapan yang ketiga, Zuhri melihat banyaknya serigala dan sedikit
sekali manusia.
Berkat sentuhan orang Salih, Zuhri dapat melihat kebalik tubuh-tubuh
mereka yang sedang wukuf di Arafah. Tuhan berkenan menyingkapkan tirai
baginya, sehingga pandangannya menjadi sangat tajam. Ia terkejut dan
kebingungan, karena begitu banyaknya orang yang tampak lahirnya adalah
manusia, tetapi hakikatnya binatang. Ia pun berfikir, apakah
kebanyakan
kita hanyalah manusia secara tampilan, dan binatang secara hakiki?.
Ibadah Haji adalah perjalanan manusia untuk kembali kepada fitrah
kemanusiaannya. Rupanya kesibukan pada dunia telah melemparkan kita
dari
kemanusiaan kita. Kita jatuh menjadi mahluk yg lebih rendah; bukannya
menjadi khalifah Allah SWT, tetapi justru kita menjadi Monyet, babi,
dan
serigala. Oleh karena itu, para jemaah haji dari satu sisi dapat
dilihat
ibarat rombongan binatang yang ingin kembali menjadi manusia.
Para jamaah haji semestinya meninggalkan segala sifat kebinatangannya.
Seperti ular, mereka harus mencampakkan kulit lamanya agar menjalani
kehidupan baru. Baju -baju kebesaran, yang sering dipergunakan untuk
mempertontonkan kepongahan, harus dilepaskan. Lambang-lambang status,
yg
sering dipakai untuk memperoleh perlakuan istimewa, harus dikubur
dalam
lubang bumi. Sebagai gantinya, mereka memakai kain kafan, pakaian
seragam yg akan dibawanya nanti ketioka kembali ketempat asalnya.
Para jemaah haji harus meninggalkan intrik-intrik monyet, kerakusan
babi, dan kepongahan serigala. Mereka harus menjadi manusia lagi.
Seorang haji adalah ibarat anak kecil yg baru dikeluarkan dari perut
ibunya, yaitu : suci dan telanjang; yg selanjutnya ia akan melangkah
dengan langkah-langkah kesucian, kejujuran, kerendahan hati, dan
pengabdian.
Marilah kita renungkan , berapa banyakkah diantara jutaan orang yg
beruntung dapat terhimpun di Arafah adalah Haji, dalam artian manusia
yg
sudah kembali kepada fitrahnya? Berapa besarkah diantara mereka yg
sudah meninggalkan selama-lamanya sifat-sifat kebinatangannya, dan
sebagai gantinya menyerap Rahman-Rahimnya Allah? Mungkin kita tidak
pernah tahu.
Jika Ibadah Haji dilakukan dengan Khusuk maka ada tiga keutamaan yg
dapat dirasakan menurut sebagian orang yg telah menunaikannya, yaitu :
1. Kenikmatan dalam beribadah.
2. Doa yg makbul
3. Ketajaman introspeksi
Sebagaimana lazimnya suatu perjalanan, maka dibutuhkan perbekalan.
Perbekalan untuk menunaikan ibadah Haji paling sedikit ada tiga, yaitu
:
1. Ikhlas (tanpa ragu-ragu)
2. Sabar
3. Berserah Diri
Rasulullah SAW , telah bersabda, "bahwa Iman manusia itu amat mudah
berubah, yaitu laksana bulu ayam yang digantungkan di padang pasir."
Oleh karena itu, oleh karena itu, boleh jadi penurunan iman itu
terjadi
pada saat menunaikan ibadah haji. Ada beberapa kiat untuk
mempertahankan
atau meraih kembali iman yg turun :
a. Sering-sering melaksanakan Thowaf
b. Laksanakan setiap hari qiyamul lail
c. Rajin membaca Al-Qur'an
d. Hati selalu diisi dengan Zikir
e. Batasi dalam berbicara.
Setiap Jemaah Haji adalah Tamu Allah, oleh karena itu usahakanlah agar
menjadi Tamu yg Sopan.
Diringkas dari sentuhan Kalbu karya Ir. Permadi Alibasyah
Source: Media Dakwah
Wassalam,
Syamsul
WSyakinah.com
WSyakinah.blogspot.com
Testimonial SENTUHAN KALBU
Label: Books, Mengaji, My Business, SENTUHAN KALBU, Testimonial
jumpandang wrote on Jul 24
ya, aku juga pernah sampe banjir aer mata waktu baca yang serupa ini dari buku Sentuhan Kalbu.
Secara kalo sudah cinta sama manusia rasanya gimanaaaa gitu. Padahal ada yang seharusnya lebih dicinta kan...
Source: Frida Julian
Wassalam,
Syamsul
WSyakinah.com
WSyakinah.blogspot.com
